Tampilkan postingan dengan label network. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label network. Tampilkan semua postingan

Perbedaan KBps dan kbps


KBps dan kbps adalah satuan ukur kecepatan koneksi internet, sederhana memang dan terlihat sama saja. Jika anda menggunakan fasilitas internet dari modem, pernahkah anda melihat kecepatan download koneksi internet yang anda gunakan? Mungkin di label penjualan prov itu menuliskan kecepatan download up to 384 kbps tetapi sewaktu kita mendownload file, kecepatan downloadnya hanya 48 KBps an aja. Itulah trik penjualan, hati-hatilah dengan kbps dengan KBps walaupun hanya beda huruf kapital, tapi manfaat dan artinya sangat jauh berbeda.

kbps-dan-KBps

Penjabarannya adalah sebagai berikut:
What does KBps and Kbps mean and how do they reflect transfer speeds?

Kilobyte (KB or K) = 1024 bytes (2 ^ 10) "binary kilobyte"
kilobyte (kB) = 1000 bytes (10 ^ 3) "decimal kilobyte"

Kilobit (Kb) = 1024 bits (2 ^ 10) "binary kilobit"
kilobit (kb) = 1000 bits (10 ^ 3) "decimal kilobit"

KBps = Kilobytes (1024 bytes) per second (binary)
kBps = kilobytes (1000 bytes) per second (decimal)

Kbps = Kilobits (1024 bits) per second (binary)
kbps = kilobits (1000 bits) per second (decimal)

bps = bits per second


Kebanyakan browser dan banyak program FTP menunjukkan tingkat transfer dalam KBps (kilobyte per detik). Jadi untuk mendapatkan perkiraan jumlah Kbps (kilobit per detik), Anda perlu tahu bahwa ada 8 Kb (kilobit) di setiap KB (kilobyte). Jadi jika browser Anda menunjukkan bahwa Anda men-download file pada 176 KBps Anda kemudian akan kalikan 176 kali 8 yang akan menerjemahkan ke 1.408 Kbps. Sebaliknya dapat digunakan jika kecepatan transfer Anda dalam Kbps maka Anda membagi jumlahnya dengan 8 untuk mendapatkan tingkat Anda dalam KBps. Contoh: 1400 Kbps dibagi 8 sama dengan 176 KBps tingkat transfer. Jika Anda ingin tahu berapa banyak bps (bit per detik) Anda mentransfer, semua yang perlu Anda lakukan adalah konversi desimal lurus. Contoh: 1.408 Kbps akan menerjemahkan ke 1.408.000 bps.


Singkatnya:

kbps = kilobit per second
KBps = kilobyte per second ( disini aja udah beda kan? )
1 Byte = 8 Bit
1 Bit = 1/8 Byte


jadinya begini ...

256 kbps = 256/8 = 32 KBps
384 kbps = 384/8 = 48 KBps
512 kbps = 512/8 = 64 KBps
768 kbps = 768/8 = 96 KBps
3,1 mbps = 3100 kbps = 3100/8 = 387.5 KBps
dsb..

Kira-kira seperti itulah perbedaan KBps dan kbps, jadi berhati-hatilah kalau mau milih paket modem, sekarang hanya jual mahal semua tapi kecepatan aja gak sampe rata-rata, kalo diprovinsi indonesia ini mesti tergantung sinyal juga. Harga mahal tapi kecepatan kayak siput. Sekian dan semoga bermanfaat :)
Baca Selengkapnya

Pengertian Jaringan atau Sinyal GPRS, EDGE, 3G, HSDPA


Masih ada yang bingung apa itu GPRS, EDGE, 3G, HSDPA dan yang lainnya? Ini merupakan suatu jaringan yang digunakan menggunakan sinyal seperti koneksi pada handphone atau modem untuk mengakses atau menghubungkan perangkat anda ke internet. Untuk lebih jelasnya langsung saja kita bahas pengertian jaringan sinyal GPRS, EDGE, 3G, HSDPA
sinyal_jaringan

1. GPRS (Global Package Radio Service)
adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data dalam bentuk paket data yang berkaitan dengan e-mail, data gambar, dan penelusuran internet. GPRS yang juga disebut teknologi 2.5G merupakan evolusi dari teknologi 1G dan 2G sebelumnya. Layanan GPRS tersebut dapat dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136. Di Indonesia, GPRS diperkenalkan pada tahun 2001 saat penyedia jaringan seperti IM3 mempromosikannya. Idealnya jaringan GPRS memiliki kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, namun kenyataannya, hal tersebut tergantung dari faktor-faktor seperti konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS, software yang digunakan, dan dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan.

2. EDGE (Enhance Data rates for Global Evolution)
merupakan kelalnjutan evolusi dari GSM dan IS-136 dengan tujuan pengembangan teknologi untuk meningkatkan kecepatan transmisi data, efisiensi spektrum, dan memungkinkannya penggunaan aplikasi-aplikasi baru serta meningkatkan kapasitas. Jaringan EDGE juga disebut sebagai teknologi 2.75G diperkenalkan pertama kali oleh Cingular (sekarang AT&T) di Amerika Serikat pada tahun 2003. Jaringan EDGE pada idealnya memiliki kecepatan mencapai 236 kbps.

3. Teknologi 3G (Third-Generation Technology)
merupakan teknologi evolusi dari generasi sebelumnya yang memiliki kapasitas pengiriman dan penerimaan dari lebih besar dan lebih cepat. Oleh karena itulah, teknologi ini dapat digunakan untuk melakukan video call. Teknologi 3G sering juga disebut dengan mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang bersifat portable. Perkembangan 3G secara komersial dimulai pada tahun 2001 di Jepang oleh NTTDoCoMo yang kemudian disusul oleh Korea Selatan pada tahun 2002. Idealnya teknologi ini memiliki kecepatan transfer data pada level minimum 2Mbps pada pengguna yang berada pada posisi diam ataupun berjalan kaki, dan 384 kbps pada pengguna yang berada di dalam kendaraan yang sedang berjalan.

4. HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access)
merupakan teknologi yang disempurnakan dari teknologi sebelumnya yang juga dapat disebut 3.5G, 3G+ atau Turbo 3G yang memungkinkan jaringan berbasis Universal Mobile Telecommunication System (UMTS) memiliki kecepatan dan kapasitas transfer data yang lebih tinggi. Penggunaan HSDPA saat ini menyokong kecepatan penelusuran dari 1.8, 3.6, 7.2 hingga 14 Mpbs. Oleh karena itulah jaringan HSDPA ini sangat memungkinkan untuk digunakan sebagai modem internet pada computer ataupun notebook. Pemasaran HSDPA dalam bentuk modem yang digunakan sebagai koneksi mobile broadband baru diperkenalkan pada tahun 2007. Pada Agustus tahun 2009, 250 jaringan HSDPA secara komersial telah meluncurkan layanan mobile broadband di 109 negara.

5. High-Speed Uplink Packet Access (HSUPA)
HSUPA merupakan salah satu protokol ponsel yang memperbaiki proses uplink atau penaikkan data dari perangkat ke server (unggah) yang mencapai 5,76 Mbit/s. Dengan kecepatan ini, pengguna dapat lebih mudah mengunggah tulisan, gambar, maupun video ke blog pribadi ataupun situs seperti YouTube hanya dalam waktu beberapa detik saja. HSUPA juga dapat mempermudah melakukan video streaming dengan kualitas DVD, konferensi video, game real-time, e-mail, dan MMS.

Saat terjadi kegagalan dalam pengiriman data, HSUPA dapat melakukan pengiriman ulang. Tingkat kecepatan pengiriman juga dapat disesuaikan dengan keadaan ketika terjadi gangguan jaringan transmisi.HSUPA diluncurkan secara komersial pertama kali pada awal tahun 2007.

6. High-Speed Packet Access (HSPA)
adalah koleksi protokol telepon genggam dalam ranah 3,5G yang memperluas dan memperbaiki kinerja protokol Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA), High-Speed Uplink Packet Access (HSUPA), dan High Speed Packet Access+ (HSPA+) adalah bagian dari keluarga High-Speed Packet Access (HSPA).

HSPA merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama, Release 99 (R99). Sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan koneksi R99. Terkait jaringan CDMA, HSPA dapat disejajarkan dengan Evolution Data Optimized (EV-DO) yang merupakan perkembangan dari CDMA2000.

Jaringan HSPA sebagian besar tersebar pada spektrum 1900 MHz dan 2100 MHz namun beberapa berjalan pada 850 MHz. Spektrum yang lebih besar digunakan karena operator dapat menjangkau area yang lebih luas serta kemampuannya untuk refarming dan realokasi spektrum UHF.

HSPA menyediakan kecepatan transmisi data yang berbeda dalam arus data turun (downlink) dan dalam arus naik (uplink), terkait standar pengembangan yang dilakukan Third Generation Partnership Project (3GPP). Perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan akses ke dunia maya karena sarat fitur rapi dan canggih sehingga dapat mengurangi biaya transfer data per megabit.

Pada tahun 2008 terdapat lebih dari 32 juta koneksi HSPA di dunia. Hal ini bertolak belakang dengan akhir kuartal pertama 2007 yang hanya berjumlah 3 juta. Pada tahun yang sama, sekitar 80 negara telah memiliki layanan HSPA dengan lebih dari 467.000 jenis perangkat HSPA yang tersedia di seluruh dunia, seperti perangkat bergerak, notebook, data card, wireless router, USB Modem.


7. High Speed Packet Access+ (HSPA+)
HSPA+ atau disebut juga Evolusi HSPA adalah teknologi standar pita lebar nirkabel yang akan hadir dengan kemampuan pengiriman data mencapai 42 Mbit/s untuk downlink dengan menggunakan modulasi 64QAM dan 11 Mbit/s untuk uplink dengan modulasi 16QAM.

Pengembangan lainnya pada HSPA+ adalah tambahan penggunaan antena Multiple Input Multiple Output (MIMO) untuk membantu peningkatan kecepatan data. HSPA+ memberikan pilihan berupa arsitektur all-IP (Internet Protocol) yang dapat mempercepat jaringan serta lebih murah dalam penyebaran dan pengendaliannya. Sampai Agustus 2009, terdapat 12 jaringan HSPA+ di dunia dengan kecepatan downlink mencapai 21 Mbit/s. Pelopornya adalah Telstra di Australia pada akhir 2008. Sedangkan jaringan untuk kecepatan 28Mbit/s telah hadir untuk pertama kalinya di dunia dengan Italia sebagai negara perintisnya.

8. Evolution Data Optimized (EV-DO)
EVDO, juga dikenal dengan EV-DO, 1xEvDO dan 1xEV-DO merupakan sebuah standart pada wireless broadband berkecepatan tinggi. EVDO adalah singkatan dari “Evolution, Data Only” atau “Evolution, Data optimized”. Istilah resminya dikeluarkan oleh Assosiasi Industri Telekomunikasi yaitu CDMA2000, merupakan interface data berkecepatan tinggi pada media udara. EVDO satu dari dua macam standar utama wireless Generasi ke-3 atau 3G. adapun standart yang lainnya adalah W-CDMA.

Kelebihan EVDO dibandingkan CDMA biasa, tentu lebih mengirit spektrum frekuensi dari regulator dan amat mahal pastinya, menurunkan biaya pengembangan dan memanfaatkan jaringan baru. di amerika EVDO dipakai oleh Verizon dan Sprint,di Korea Juga digunakan. Saat artikel ini dibuat EVDO tidak terlalu berpengaruh di pasar Eropa dan Sebagian besar Asia karena di Wilayah tersebut telah memilih 3G sebagai pilihan mereka. Namun Demikian di Indonesia telah ada beberapa operator yang memakai teknologi EVDO.

jadi itung sendiri koneksi dial-up mana yang anda pakai tinggal di bagi 8 = dan itulah speed download anda.

Sekarang sudah tau kan pengertian jaringan atau sinyal GPRS, EDGE, 3G, HSDPA. Mudah-mudahan ini dapat membantu anda untuk lebih bijak dalam memilih koneksi jaringan anda
Baca Selengkapnya